Nama Restoran : The Halal Guys
Lokasi : Grand Indonesia Lt. 5, JakartaHarga : Rp. 55.000 (Rice Platter Gyro Falafel), Rp.25.000 (Humus)
Nilai : 2,5 / 5
Recommended : No
Come again : No
Saat kebetulan jalan-jalan ke GI, aku bingung mau makan apa di food court-nya. Karena dulu sudah pernah ke The Halal Guys, aku putuskan untuk berkunjung kembali.
Menu yang kupesan kali ini tetap sama, yaitu Rice Platter, hanya saja yang ini Gyro plus Falafel. Seingatku dulu aku pesan Rice Platter yang berbeda.
Sebagai tambahan, aku juga pesan Humus karena merupakan makanan Timur Tengah yang sering kubaca dan mendapatkan roti pita sebagai "bonus".
Lantas bagaimana review The Halal Guys yang terkenal di seantero dunia itu?
Tetap tidak berubah dari pengalaman pertama. Rice Platter yang terdiri dari nasi, sepotong roti pita, sayuran, Gyro (daging sapi), Falafel (nugget sayuran) dan mayonaise ini rasanya sedikit plain alias kurang citarasa. Dagingnya tidak memberikan kejutan juga tidak ada yang spesial dengan Falafelnya. Not my favorite, tapi masih edible dibandingkan coba-coba restoran random yang berakhir tidak suka. Juga menurutku harganya overprice, dengan hanya mendapatkan sepiring nasi dan beberapa lauk yang masih kurang juicy untuk lidah Nusantaraku yang biasa makan masakan berbumbu pekat seperti masakan Padang.
Tapi sayang sekali Humusnya kurang sesuai dengan ekspektasi. Aku tidak tahu rasanya seharusnya bagaimana tapi saus kacang yang disajikan padaku ini seperti berada di tengah-tengah: sweet tidak, savory juga tidak. Agak aneh di lidahku dan bukan sesuatu yang pleasant. Karena tidak suka kacang, maka semakin tidak bisa lagi mencerna makanan ini.
Overall, sepertinya seleraku kurang cocok dengan the Halal Guys. Masih belum mengerti dimana letak keistimewaannya hingga sepiring saja dihargai agak mahal. Yang jelas, sebagai hasil dari review The Halal Guys ini, aku memutuskan tidak mampir lagi kecuali benar-benar sedang butuh tempat makan seperti hari ini. Tapi menghadirkan outlet untuk makanan halal di Amerika patut diapresiasi, walau mungkin perlu juga menambahkan cita rasa untuk negara mayoritas muslim yang kaya rempah seperti Indonesia.
Baca Juga:

0 Komentar