Nama Restoran : Pancious
Lokasi : Pondok Indah Mall 2 Lt.3, Jakarta
Harga : Rp.47.500 (Oreo Coconut Shake), Rp.69.000 (Full Breakfast), Rp. 59.000 (Omelette), Rp. 49.500 (Banana Bomb)
Nilai : 4 / 5
Recommended : Yes
Come again : Yes
Pancious adalah guilty pleasure-ku karena menu-menunya ada yang sebenarnya gampang dibikin sendiri dan menurutku overprice, tapi memang enak dan tempatnya cozy.
Kali ini aku pesan menu favoritku yaitu Full Breakfast yang terdiri dari waffle/pancake (bisa dipilih salah satu), beef bacon, chicken sausage, grilled pineaple & tomato, juga smoked beef. Biasanya ditemani dengan sirup maple juga.
Untuk kali ini, aku pesan waffle. Sudah pernah coba yang versi pancake dan memang lebih enak sih dari bikinanku 😅 Untuk minumannya, aku coba Oreo Coconut Shake.
Bagaimana rasanya?
Yah, memang makan di Pancious itu enak, seperti versi upgrade dari bikinan sendiri di rumah 😅 Untuk minumannya sih cukup mirip dengan Chocolate Milkshake pada umumnya. Dengan porsi segitu, sudah cukup bikin kenyang juga.
Selesai? Belum, karena aku melakukan kunjungan yang lain yang juga untungnya sempat didokumentasikan.
Pada kunjungan berikutnya ini, aku memesan menu lain yaitu Omelette dan Banana Bomb.
Seperti yang diduga, Omelette adalah telur dadar keju yang disajikan dengan tomat kecil yang dipanggang, sayuran, dan beberapa kentang berukuran mini. Sementara Banana Bomb adalah milkshake yang berupa campuran dari susu segar, pisang, dan cokelat dengan siraman cokelat pada permukaan dalam gelas dan sedikit potongan pisang sebagai topping.
Bagaimana review Pancious untuk menu kali ini?
Untuk yang ini rasanya biasa aja terus terang. Padahal temanku bilang bahwa telur dadarnya sangat enak sekali sampai ketagihan, tapi entah kenapa aku lebih suka Full Breakfast 😬 Banana Bomb-nya lumayan sih, rasanya standar seperti milkshake biasa.
Selain makanannya yang enak, sisi plus lainnya dari Pancious adalah tempatnya yang asyik, pelayannya yang ramah, dan ada colokannya juga. Buat hangout bagus sih, terkesan kekinian gitu.
Tapi kalau melihat telur orak-arik, telur dadar, sosis, pancake, nanas, tomat, juga daging-daging beku yang bisa digoreng sendiri entah kenapa jiwa penghematanku seakan menjerit dan bilang, "kan bisa buat sendiri di rumah, ngapain beli lagi diluar semahal itu?" 😅
Mungkin karena belum coba masakan yang lebih rumit kali ya. Aku lihat ada banyak pasta dan menu lainnya yang complicated dan perlu keterampilan khusus untuk membuatnya. Next time, maybe.
Jadi setelah mempertimbangkan beberapa review Pancious kali ini, apa aku akan datang lagi? Sepertinya begitu tapi tidak sering-seringlah ya biar bisa belajar masak sendiri di rumah 😉
Mungkin karena belum coba masakan yang lebih rumit kali ya. Aku lihat ada banyak pasta dan menu lainnya yang complicated dan perlu keterampilan khusus untuk membuatnya. Next time, maybe.
Jadi setelah mempertimbangkan beberapa review Pancious kali ini, apa aku akan datang lagi? Sepertinya begitu tapi tidak sering-seringlah ya biar bisa belajar masak sendiri di rumah 😉



0 Komentar